Jl. A. Yani KM.28,7 Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan
(0511) 4707872
admin@foreibanjarbaru.or.id

Kelola Ekosistem Gambut : Menteri LHK Resmikan Pusat Informasi dan IPTEK Gambut BPSILHK Banjarbaru

Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Banjarbaru

Kelola Ekosistem Gambut : Menteri LHK Resmikan Pusat Informasi dan IPTEK Gambut BPSILHK Banjarbaru

Pulang Pisau, 20 April 2024, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengunjungi dan meresmikan langsung Pusat Informasi dan IPTEK Gambut : Camppeat KHDTK Tumbang Nusa yang ada di Desa Tumbang Nusa, Kec. Jabiren Raya Kab. Pulang Pisau,  Kalimantan Tengah .

Dalam rangka pelaksanaan Pengelolaan Ekosistem Gambut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah melaksanakan berbagai kegiatan, salah satunya adalah Pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Tumbang Nusa  yang berkarateristik gambut.

“Ekosistem Gambut menjadi salah satu topik sentral dalam issue perubahan iklim. Hal ini karena kandungan karbonnya yang sangat tinggi namun juga kerentanannya juga sangat tinggi.” ucap Menteri Siti pada acara peresmian Pusat Informasi dan IPTEK Gambut yang dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah, Kapolda Kalimantan Tengah, Bupati Pulang Pisau, Forkompinda, Tokoh dan masyarakat setempat. 

Posisi KHDTK Tumbang Nusa sebagai satu-satunya KHDTK yang dikelola oleh BSI LHK dengan karakteristik rawa gambut dalam (peatdome) menjadi sangat strategis. Sebagaimana kita lihat di Pusat Informasi bahwa salah satu Iptek penting yang dihasilkan dari KHDTK ini adalah SNI dan IPTEK terkait pencegahan dan pengendalian Karhutla. Bencana Karhutla telah menjadi ancaman serius dalam mewujudkan pengelolaan ekosistem gambut berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi BSI LHK dan khususnya BPSI LHK Banjarbaru yang telah menginisiasi ide dan kegiatan pembangunan pusat informasi standar dan iptek gambut ini, sehingga puzzel-puzzel standardisasi, ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya yang telah dihasilkan pada wilayah ini dapat dikumpulkan secara konprehensif agar dapat tersampaikan kepada para pengguna secara tepat sasaran”, ungkap Menteri Siti. 

“Saya berharap agar keberadaan Pusat Informasi Standar dan Iptek Gambut (PISIG) ini dapat berkolaborasi dengan lembaga nasional dan internasional, seperti Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), International Tropical Peatlands Center (ITPC), Perguruan Tinggi dan lembaga riset. Harapan Saya PISIG dapat berperan dalam melahirkan standar dan instrumen pengelolaan ekosistem gambut lestari dan medunia. Namun, saya juga berharap agar masyarakat di sekitar fasilitas ini dapat berkolaborasi dan memanfaatkan fasilitas ini”, lanjutnya. 

“Mengingat fasilitas ini juga didukung oleh sarana wisata ilmiah, maka Pusat Informasi dan KHDTK Tumbang Nusa juga menjadi epicentrum peningkatan kesadaran dan pengetahuan generasi muda akan pengelolaan gambut yang lestari melalui kegiatan-kegiatan yang menyenangkan. Gerakan seperti gerakan yang telah diinisiasi seperti RePeat dan Generasi Muda Peduli Gambut, harus diteruskan.”, tambahnya. 

Pada kesempatan ini, Menteri LHK juga menyampaikan apresiasi kepada pihak PT. Tuah Turangga Agung yang telah mendukung penuh kegiatan ini sehingga ide yang diinisiasi oleh BPSI LHK Banjarbaru dapat terwujud.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, S.Sos., M. M dalam sambutannya juga mengapresiasi BSI LHK dan khususnya BPSI LHK Banjarbaru yang telah mengawali ide dan kegiatan pembangunan pusat informasi standar dan iptek gambut ini. Kami berharap agar keberadaan pusat informasi  dapat menjadi sumber bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait Iptek dan standar tentang pengelolaan gambut, lingkungan hidup dan kehutanan mendukung (Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut) RPPEG Provinsi Kalimantan Tengah. 

“Saya berharap keberadaan Pusat Informasi Standar dan Iptek Gambut (PISIG) ini dapat membantu memberikan kesadaran akan pentingnya kelestarian ekosistem gambut dan pengelolaannya yang memerlukan partisipasi aktif masyarakat, ungkap Sugianto

Program kerja yang disusun oleh PISIG Kami harapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat Kalimantan Tengah khususnya generasi muda milenial  untuk berpartisipasi secara aktif pada upaya pencegahan kebakaran lahan gambut.  Kebakaran lahan gambut yang telah terjadi berdampak sangat buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat, lanjutnya

 Pusat Informasi ini diharapkan dapat memberi pencerahan dan pemahaman yang benar mengenai pengelolaan ekosistem gambut lestari sehingga pemanfaatan fungsi budidaya (produksi) dan fungsi perlindungan (konservasi) dapat bersinergi.  “Saya berharap agar kegiatan pusat informasi ini dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan para pihak yang terlibat dalam upaya mendukung sukses RPPEG Provinsi Kalimantan Tengah”, pungkasnya.

 

 

 

 

 

_______________________________
Pulang Pisau, KLHK, 20 April 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *